AS Akan Lancarkan Usaha Baru Untuk Tangkap Osama
Senin, 7 Desember 2009 13:57 WIB | Mancanegara | Asia/Pasifik
AS Akan Lancarkan Usaha Baru Untuk Tangkap Osama
Washington, (ANTARA News)- Amerika Serikat akan melancarkan satu usaha baru untuk menangkap Osama bin Laden yang diperkirakan bersembunyi di gunung-gunung sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan, kata seorang pejabat senior AS, Minggu.
Laporan-laporan intelijen memperkirakan pemimpin Al Qaida itu kadang-kadang di Waziristan Utara, kadang-kadang di dalam perbatasan Pakistan, kadang-kadang di Afghanistan," kata penasehat keamanan nasional James Jones, sebagaimana dikutip dari AFP.
Ketika ditanya apakah pemerintah Barack Obama merencanakan satu usaha baru untuk mengejar pemimpin Al Qaida itu, Jones mengatakan: "Saya kira begitu."
Osama adalah satu "simbol penting yang dipertahankan Al Qaida " dan yakin ia sedang dikejar atau ditangkap, kata Jones, yang mantan jenderal Marinir pada acara program "State of Union" stasiun televisi CNN.
Komentarnya bahwa Osama kadang-kadang memasuki Afghanistan dari perbatasan yang bergunung-gunung bertentangan dengan perkiraan sebelumnya dari para pejabat AS yang menduga pemimpin Al Qaida itu bersembunyi di Pakistan.
Kendatipun berikrar untuk menangkap Osama, Menteri Pertahanan Robert Gates,Minggu mengatakan badan-badan intelijen tidak tahu di mana pemimpin Al Qaida itu berada dan informasi dari sumber yang layak dipercaya tidak memadai mengenai keberadaannya dalam beberapa tahun.
"Kami tidak tahu di mana Osama bin Laden berada. Jika kami tahu, kami akan mengejar dan menangkap dia," kata Gates, mantan direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) itu dalam program "This Week" stasiun televisi ABC.
Pemimpin jaringan Al Qaida itu dianggap sebagai pemimpin otak serangan-serangan 11 September 2001 di New York dan Washington yang menewaskan hampir 3.000 orang.
Para pejabat pemerintah AS menyebut Osama bin Laden dan jaringan Al Qaida sebagai tersangka-tersangka utama dalam serangan-serangan itu dan menawarkan hadiah 50 juta dolar bagi siapa yang dapat memberikan informasi sampai ia tertangkap hidup atau mati, tetapi lebih dari delapan tahun Osama masih juga belum ditangkap.
Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, Minggu mengatakan "penting" untuk menangkap atau membunuh Osama dan para tokoh lain Al Qaida tetapi mengemukakan kepada stasiun televisi NBC bahwa "anda tentu dapat membuat kemajuan besar dengan tidak adanya dia."
Satu laporan Senat yang disiarkan pekan lalu mengatakan Osama "berada dalam genggaman" pasukan AS akhir tahun 2001 di Afghanistan tetapi lepas karena menteri pertahanan Donald Rumsfeld saat itu menolak meminta pasukan bantuan.
Dalam mengumumkan penambahan 30.000 tentara di Afghanistan, Obama dan para deputinya memperkirakan Taliban bekerjasama dengan jaringan Osama dan karena itu mengalahkan pemberontak Afghanistan adalah penting untuk mengalahkan Al Qaida.
Pemerintah itu memperingatkan bahwa kemenangan Taliban di Afghanistan dapat menggoyahkan Pakistan tetangganya yang memiliki senjata nuklir.
Washington mendesak Islamabad menghancurkan pangkalan-pangkalan Taliban dan Al Qaida di dalam wilayahnya dan para pejabat penting AS , Ahad memuji Pakistan karena melancarkan serangan militer terhadap para gerilyawan.
Washington meningkatkan serangan udara terhadap para pemimpin Al Qaida di Pakistan dengan menggunakan pesawat tanpa pilot, satu operasi yang para pejabat AS tolak bicarakan secara terbuka.
Surat kabar The New York Times pekan lalu memberitakan bahwa Gedung Putih telah memberikan wewenang kepada Badan Intelijen Pusat AS (CIA) untuk memperluas serangan-serangan udara di Pakistan untuk mengimbangi strategi perang Obama di Afghanistan.
Para pejabat AS juga telah berunding dengan Islamabad tentang penggunaan pesawat-pesawat kecil itu untuk melakukan serangan di Baluchistan-- satu daerah luas di luar daerah-daerah suku yang berbatasan dengan dengan Afghanistan dan Iran -- tempat para pemimpin Taliban dilaporkan bersembunyi, kata surat kabar itu.
Gates, Minggu mengatakan pasukan AS tidak akan mengejar para pemimpin Taliban di Pakistan dan itu terserah kepada militer Pakistan untuk menangani para gerilyawan itu.(*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
5:26 AM
China-Korut Berjanji Perkuat Aliansi
Senin, 23 November 2009 10:07 WIB | Mancanegara | Asia/Pasifik
China-Korut Berjanji Perkuat Aliansi
Seoul, (ANTARA News) - Menteri pertahanan China dan Korea Utara berjanji akan memperkuat aliansi militer mereka, dalam perundingan di Pyongyang, kata media negara itu Senin.
Langkah itu terjadi setelah Menteri Pertahanan China Liang Guanglie tiba di Korea Utara untuk melakukan perundingan, Minggu, kata kantor berita Korea Utara KCNA, sebagaimana dikutip dari AFP.
Liang mengatakan dalam resepsi yang diselenggarakan oleh Menteri Pertahanan Korea Utara Kim Yong-Chun, bahwa hubungan bilateral mereka sudah melekat di dalam darah, ketika dia dan pasukan China bertempur dalam Perang Korea 1950-53, berpihak pada Korea Utara.
"Tidak ada kekuatan di bumi ini yang bisa memecahkan persatuan tentara dan rakyat kedua negara, dan itu akan terus berlangsung," kata Liang, menurut KCNA.
Kedua menteri pertahanan kemudian melakukan pembicaraan persahabatan, menurut laporan itu.
KCNA mengatakan, Liang tiba di Pyongyang dengan pesawat Ahad, melakukan peninjauan kawal penghormatan, menghadiri jamuan dan menyerahkan cenderamata untuk pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il.
Menteri Pertahanan China juga bertemu dengan Kim Yong-Chun, namun tidak menjelaskan detil tujuan kunjungannya.
Media negara China Jumat mengumumkan, bahwa Liang akan melakukan kunjungan ke tiga negara Korea Utara, Jepang dan Thailand dari Minggu sampai 5 Desember.(*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
8:25 PM
IAEA Periksa Reaktor Riset Nuklir Suriah
Rabu, 18 November 2009 08:32 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika
Wina (ANTARA News) - Badan atom PBB mengatakan, Selasa, mereka telah memeriksa reaktor riset nuklir di Damaskus karena ada keraguan mengenai penjelasan Suriah sehubungan penemuan jejak uranium sampai di tempat itu.
Dalam laporan terakhir mengenai Suriah yang diedarkan kepada negara-negara anggotanya Senin, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan bahwa badan itu telah mendapati penjelasan awal Damaskus tidak meyakinkan.
Badan tersebut memutuskan untuk melakukan pemeriksaan baru terhadap reaktor tersebut, Selasa, guna memeriksa penjelasan Suriah itu, menurut laporan terbatas, yang salinannya didapat oleh AFP.
Organisasi itu mengkonfirmasi bahwa para pemeriksa di Damakus, Selasa.
Yang disebut Miniature Neutron Source Reactor, atau MNSR, itu telah dalam penjagaan IAEA, yang berarti para pakar secara rutin melakukan pemeriksaan di tempat itu.
Namun sampel yang diambil di reaktor itu pada Agustus 2008 telah memastikan keberadaan "partikel alam anthropogenik dari tipe yang tidak ada dalam penemuan yang dinyatakan oleh Suriah".
Dan hasil pengujian IAEA atas sampel tersebut "tidak membantu penjelasan Suriah sebelumnya mengenai asal dan kehadiran partikel itu", kata laporan tersebut.
"Badan ini sedang menyelidiki penyelasan Suriah dan telah mengumumkan maksudnya untuk melakukan pemeriksaan di MNSR pada 17 November."(*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
5:39 PM
Serangan Roket Tewaskan Lima Warga Sipil Afghanistan
Selasa, 17 November 2009 04:17 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika
Kabul (ANTARA News/Reuters) - Lima warga sipil tewas dan 28 orang yang lain terluka ketika gerilyawan Taliban menembakkan tiga roket ke sebuah pasar yang sibuk di Afghanistan timurlaut Senin, polisi Afghanistan mengatakan.
Pasukan Bantuan Keamanan Internasional pimpinan-NATO memastikan serangan itu dan mengatakan dalam satu pernyataan, mereka memiliki laporan awal bahwa empat warga Afghanistan tewas dan lebih dari 40 orang yang lain terluka.
Tidak ada tentara NATO yang tewas, ujarnya.
Jenderal Matiullah Safi, kepala polisi provinsi Kapisa, menytakan roket buatan-China itu menyerang pasar yang penuh sesak di lembah Tagap, sekitar 75 Km di timurlaut ibukota Kabul.
Di provinsi Farah di Afghansitan barat, sementara itu, gerilyawan Taliban menculik dan memenggal dua warga Afghanistan, termasuk seorang sesepuh suku, Ahad, "karena membantu pemerintah", kata kepala provinsi Faqir Ahmad Askar.
Taliban telah menangkap lima orang tapi membebaskan tiga orang, ia menjelaskan.
Beberapa provinsi di bagian barat dan utara Afghanistan yang sebelumnya tenang telah menyaksikan peningkatan dramatis dalam kegiatan gerilyawan dalam beberapa pekan belakangan ketika Taliban memperluas pengaruhnya di luar kubu kuatnya di selatan dan timur.(*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
5:29 PM
Gudang Amunisi Rusia Meledak, 35 Pekerja Hilang
Headline News / Internasional / Sabtu, 14 November 2009 07:20 WIB
Metrotvnews.com, Ulyanovs: Ledakan besar mengguncang gudang amunisi di Kota Ulyanovs, Rusia. Hingga kini, menurut Gubernur Sergei Morozov, ada 35 pekerja yang masih dinyatakan hilang. Sepuluh orang dirawat dan ribuan lainnya dievakuasi.
Saat kejadian tengah dilakukan penghancuran amunisi di gudang tersebut. Api terus berkobar selama berjam-jam di kawasan sekitar 720 kilometer timur Moskow itu. Hingga kini ribuan orang di sekitar lokasi ledakan terus dievakuasi.
Kantor berita setempat melaporkan terdapat seorang korban tewas. Tapi pejabat setempat belum memberi kepastian tentang jumlahnya. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa kasus ledakan di fasilitas penyimpanan amunisi sering terjadi di Rusia.(RAS)
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
5:29 PM
18 Orang Tewas Dalam 2 Serangan Bom di Pakistan
Sabtu, 14 November 2009 05:25 WIB | Mancanegara | Asia/Pasifik
Peshawar, Pakistan (ANTARA News) - Serangan bom mobil bunuh diri di markas badan intelijen Pakistan di Peshawar menewaskan sedikitnya 10 orang dan menghancurkan banyak bagian dari bangunan itu, Jumat.
Pemboman serupa menewaskan delapan orang di sebuah kota lain di kawasan baratlaut, yang terakhir dari serangkaian serangan ketika 30.000 prajurit melancarkan ofensif besar-besaran terhadap Taliban di pangkalan pegunungan mereka di perbatasan dengan Afghanistan.
Serangan bunuh diri itu menghancurkan kantor provinsi tiga lantai Badan Intelijen Pakistan ISI di kota Pesahwar, yang terlibat sangat aktif dalam memerangi terorisme di negara itu. Lebih dari separuh bangunan tersebut hancur.
Penyerang, yang mengendarai sebuah truk kecil yang berisi peledak, memacu kendaraannya di jalan ke arah gedung ISI sesaat sebelum matahari terbit, kata menteri penerangan provinsi Mian Iftikhar Hussain.
Pasukan melepaskan tembakan setelah mereka melihat truk itu, namun penyerang menerobos rintangan baja dan meledakkan kendaraannya di luar pintu gerbang bangunan ISI, mengakibatkan kehancuran besar, katanya.
Lebih dari separuh bangunan berbentuk U itu hancur karena kuatnya ledakan tersebut. Menurut wartawan AFP, termasuk yang hancur adalah dinding luar, sebuah bagian depan dan sebuah tiang, dan beberapa mayat terlihat bergeletakan di antara puing-puing.
Peshawar, yang terletak di ujung kawasan suku Pakistan yang menjadi sarang gerilyawan Al-Qaeda dan Taliban, semakin menjadi sasaran pilihan bagi serangan-serangan militan, khususnya sejak militer meluncurkan ofensif pada Oktober.
Pakistan meluncurkan ofensif udara dan darat ke kawasan suku Waziristan Selatan pada 17 Oktober, dengan mengerahkan 30.000 prajurit yang dibantu jet tempur dan helikopter meriam. (*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
5:24 PM
Komisi Pemilihan Umum Palestina Tangguhkan Pemilu Januari
Jumat, 13 November 2009 04:14 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika 
Komisi Pemilihan Umum Palestina Tangguhkan Pemilu Januari
Palestina (ANTARA/Grafis/Ardika)@
Ramallah, Tepi Barat (ANTARA News/AFP) - Komisi pemilihan Palestina hari Kamis menanggguhkan untuk jangka waktu tak terbatas pemilihan umum yang diminta untuk diadakan Januari karena pemilu itu tidak dapat berlangsung di Jalur Gaza yang diperintah Hamas.
"Saya menyesal untuk mengatakan, patut disayangkan bahwa pemilihan itu akan ditangguhkan," kata ketua komisi pemilihan Hanna Nasser pada wartawan.
"Telah menjadi jelas bagi kami bahwa mengadakan pemilihan di Jalur Gaza adalah tidak mungkin terjadi," ia menyatakan.
Presiden Palestina Mahmud Abbas telah minta pemilihan presiden dan parlemen untuk diadakan pada 24 Januari, ketika mandat empat tahun parlemen yang didominasi Hamas habis.
Namun Hamas, yang menguasai Gaza sejak Juni 2007, mengecam dekrit presiden itu sebagai tidak konstitusional karena mandatnya sendiri habis pada Januari.
Abbas telah menyatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri untuk dipilih kembali karena apa yang para pembantunya katakan sebagai rasa frustrasinya pada ketidakmampuan AS untuk membujuk Israel supaya membekukan permukiman agar supaya dapat memulai lagi pembicaraan damai.
Perselisihan sengit antara Fatah dan Hamas berasal dari awal pemerintahan-sendiri terbatas Palestina pada 1990-an, ketika para pemimpin Fatah yang sekuler menindak keras terhadap kelompok gerilyawan Islam itu.
Ketegangan meningkat pada saat pemilihan parlemen terakhir pada Januari 2006 dengan Hamas, yang mencalonkan diri untuk pertama kalinya dalam pemilihan nasional, dengan tak terduga-duga mengalahkan Fatah yang lama dominan.
Hamas merebut 74 kursi dalam parlemen yang memiliki 132 anggota, meninggalkan Fatah dengan 45 kursi.
Perselisihan yang membara mendidih pada Juni 2007 ketika gerilyawan Hamas mengusir para pendukung setia Abbas dari Jalur Gaza dalam satu pekan bentrokan berdarah, merebut kekuasaan di wilayah miskin dan berpenduduk padat itu.
Mesir berupaya tanpa hasil selama beberapa bulan untuk membujuk kedua saingan sengit itu menandatangani perjanjian damai.(*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
7:56 PM
Obama Upayakan Kompromi di Afghanistan
Jumat, 13 November 2009 10:52 WIB | Mancanegara | Amerika
Washington (ANTARA News/AFP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama cenderung menggunakan strategi kompromi mengenai keberadaan tentara AS di Afghanistan, kata para pejabat di Washington, Kamis.
Menteri Pertahanan AS Robert Gates mengatakan, Obama kini sedang berupaya menunjukkan komitmen kuat AS kepada Afghanistan, dan menyampaikan pesan kepada pemerintah Presiden Hamid Karzai yang terlibat korupsi bahwa kehadiran militer AS di negeri itu ada batas waktunya.
"Bagaimana Anda mengisyaratkan pemecahan dan pada saat yang sama isyarat Anda tidak akan selamanya dilakukan," kata Gates, seraya menyebut itu tantangan untuk membuat keputusan yang berimbang.
Obama mengatakan telah memberikan serangkaian pilihan mengenai Afghanistan, tiga diantaranya penguatan pasukan dengan pengiriman sekitar 20 ribu-40 ribu tentara, dan keempat adalah opsi militer yang tak diungkapkan.
"Dia sedang mempertimbangkan bagaimana memadukan beberapa cara terbaik dari beberapa opsi itu untuk mendapatkan dampak yang baik," kata Gates.
Sementara Juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan, tidak ada pengumuman yang akan dibuat sampai Obama kembali dari lawatannya ke Asia pada 19 November.
Dia berharap ada pertemuan-pertemuan lagi dengan para pejabat tinggi militer sebelum presiden sampai pada keputusan.
"Saya tahu anda mungkin berharap Menteri Gates menyampaikan sesuatu hari ini, bahwa presiden sedang mengevaluasi pilihan-pilihan itu, memilih cara yang terbaik di antara banyak opsi. Apa yang diinginkan presiden adalah meyakinkan diri bahwa kita adalah mitra terkuat bagi pemerintah Afghanistan," kata Gibbs kepada wartawan di atas pesawat Air Force One.
Bocornya kabel dari dutabesar AS di Kabul Kamis menggarisbawahi kelemahan Karzai dan pemerintahnya yang menyatu menjadi masalah penting yang dihadapi Obama dalam memutuskan masalah pasukannya.
Karzai, yang mendapat dukungan internasional sejak lama meskipun dalam kenyataannya pemerintahannya dipandang korup, memperlihatkan hubungan yang kurang enak dengan negara-negara Baratsejak dia terpilih kembali dalam pemilu yang cacat Agustus lalu.
Dutabesar AS di Kabul, Karl Eikenberry, pensiunan jenderal angkatan darat yang pegang komando atas pasukan AS di Afghanistan 2005-2007, secara detil menyatakan keprihatinan serius di dalam kabelnya yang dibocorkan oleh surat kabar The Washington Post dan The New York Times.
Dia melaporkan mengenai sikap mencla-mencle Karzai dan memperingatkan, bahwa ia menentang pengiriman tentara tambahan AS ke Afghanistan sampai pemimpin Afghanistan itu bisa menyelesaikan masalah korupsi dan ketidak-mampuan dalam pemerintahannya.
Sebelumnya, komandan pasukan AS dan NATO di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal, menginginkan 40.000 tentara tambahan tahu depan, dan memperingatkan bahwa tanpa mereka misi AS di negara itu akan gagal. (*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
7:55 PM
Sembilan Tentara Kolombia Tewas Dalam Pertempuran Dengan FARC
Rabu, 11 November 2009 05:04 WIB | Mancanegara | Amerika | Dibaca 192 kali
Bogota (ANTARA News/Reuters) - Sembilan tentara Kolombia tewas ketika pos mereka diserang oleh pemberontak Marxis FARC di bagian baratdaya negara itu yang telah digunakan sebagai jalan penyelundupan obat bius oleh pemberontak tersebut, menurut beberapa pejabat, Selasa.
Serangan oleh sekitar 200 pemberontak yang melemparkan granat itu menunjukkan bahwa Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) jauh dari dinetralkan oleh serangan militer Presiden Alvaro Uribe yang didukung AS untuk menghancurkan pemberontakan yang telah berusia 45 tahun itu.
Pertempuran itu terjadi di kota Corinto, yang terletak di provinsi Cauca yang bergunung-gunung. Sebagian besar penduduk kota itu adalah anggota kelompok pribumi yang dihantam keras oleh perang di Kolombia.
Kira-kira kematian bervariasi dari 10 hingga 30 orang, tapi tidak ada yang dikonfirmasi oleh kementerian pertahanan.
Pertempuran itu dimulai Senin malam dan berlanjut hingga Selasa, menurut pejabat setempat. "Sembilan tentara tewas dan tiga yang lain luka-luka. Pertempuran berlanjut," ujar Gubernur Cauca Guillermo Gonzales.
Uribe menyatakan kematian sembilan tentara itu merupakan tragedi. Gambar TV yang mengerikan warga kota itu membawa kembali ingatan pada 1980-a dan 1990-an ketika pertempuran seperti itu biasa di Kolombia.
Kebanyakan kota menjadi lebih aman sejak Uribe pertama berkuasa pada 2002. Namun pemberontak telah berkumpul di daerah luar kota itu dan tetap dibiayai baik dengan kokain. Obat bius dihasilkan di hutan di bagian selatan Kolombia dan diangkut melalui Cauca ke pantai Pasifik untuk dikapalkan melalui laut ke AS.
Uribe, yang ayahnya tewas dalam penculikan pada 1983, adalah pahlawan bagi banyak orang karena sikap keras anti-FARC-nya. Ia mungkin akan mencalonkan diri kembali untuk masa jabatan ketiga jika pendukungnya berhasil mengamandemen konstitusi yang akan memungkinkannya untuk maju dalam pemilu Mei.
Undang-undang telah diubah untuk memungkinkan Uribe menerima masa jabatan kedua pada 2006. Pemberontak itu secara tradisional meningkatkan serangananya sebelum pemilihan.
"Ada pengaktivan kembali FARC dalam beberapa bulan terakhir di tempat seperti Cauca dan Norte de Santander, dekat perbatasan Venezuela," kata Mauricio Romero, guru besar ilmu politik di Universitas Javeriana di Bogota.
"FARC tidak lagi menghadirkan ancaman strategis pada negara, tapi mereka akan melakukan hal yang mereka katakan masih dapat merusak mekipun ada anti-serangan oleh Uribe," kata Romero.(*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
5:50 PM
Tujuh Tentara Afghanistan Tewas Dalam Serangan NATO
Minggu, 8 November 2009 03:38 WIB | Mancanegara | Asia/Pasifik
Kabul (ANTARA News/AFP) - Tujuh anggota pasukan keamanan Afghanistan tewas dalam serangan udara NATO di Afghanistan barat yang terpencil, demikian kementerian pertahanan, Minggu dini hari WIB.
"Karena serangan udara pasukan NATO pada 6 November di provinsi Badghis, tujuh personil keamanan Afghanistan tewas dan beberapa orang yang lain juga terluka," kata kementerian itu dalam satu pernyataan.
"Brigade komando memberitahu kami bahwa pasukan asing juga menderita sejumlah korban. Masalah itu sedang diselidiki oleh pasukan Afghanistan dan NATO dan hasilnya akan diumumkan segera," lanjutnya.
Penyataan itu tiba ketika Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan-NATO menjelaskan mereka sedang menyelidiki insiden di Badghis hari Jumat yang mana lebih dari 25 tentara internasional dan Afghanistan terluka.
Lima dari 25 tentara yang terluka adalah tentara AS, yang luka-luka dalam insiden yang seorang pejabat militer Barat, yang berbicara tanpa menyebut nama, katakan sebagai tembakan bersahabat.
Bagaimanapun, jurubicara ISAF Letan Kolonel Todd Vician, dari Angkatan Udara AS, mengatakan pada AFP: "Kami tak bisa mengkonfirmasi tembakan bersahabat itu".
"Tidak ada anggota ISAF yang tewas," katanya, mengkonfirmasi bahwa lima tentara ISAF yang tewas adalah orang Amerika.
Penyelidikan atas insiden Jumat terus dilakukan dan tidak ada perincian lagi yang bisa didapat.
Insiden itu diduga terjadi dalam bentrokan antara pasukan ISAF dan Afghanistan yang mencari dua prajurit payung dari Divisi Lintas Udara ke82 yang hilang Rabu dalam misi pasokan rutin.
Polisi setempat menyatakan kelompok yang mencari dua tentara yang hilang itu bentrok dengan Taliban dan bahwa pesawat sekutu dipanggil untuk memberikan bantuan.
Mereka menduga korban terjadi ketika serangan udara dengan keliru ditujukan pada tentara internasional.
Pejabat militer Barat yang berbicara tanpa menyebut nama itu mengatakan pada AFP bahwa insiden itu tampaknya tembakan bersahabat, dengan sejumah sangat besar korban".
NATO memulai operasi pencariannya di daerah yang tandus dan berat itu bersama pasukan Afghanistan setelah kedua prajurit payung AS itu hilang.
Polisi Afghanistan menyatakan keduanya tenggelam ketika sedang berupaya untuk menarik dus makananyang jatuh ke dalam sebuah sungai. (*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
6:39 PM
Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan
Jumat, 6 November 2009 21:43 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika | Dibaca 342 kali
Kabul (ANTARA News/AFP) - Ledakan bom menewaskan dua tentara Amerika Serikat yang bertugas sebagai Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO, kata ISAF, Jumat.
Ledakan bom buatan itu terjadi pada Kamis di Afghanistan selatan, kata ISAF.
"Dua anggota ISAF yang tewas itu tentara AS," kata ISAF dalam satu pernyataan tanpa penjelasan lebih rinci.
Seorang serdadu Inggris juga tewas pada Kamis dalam ledakan bom di Afghanistan selatan, kata kementerian pertahanan Inggris di London.
Kematian itu menambah panjang daftar nama korban tewas di pihak pasukan internasional menjadi 463 tentara di Afghanistan tahun ini, tahun paling mematikan dalam delapan bulan kampanye anti-gerilyawan oleh sekitar 100.000 tentara NATO.
Separuh dari jumlah kematian tahun ini adalah tentara AS, kontributor pasukan terbesar di antara negara NATO.(*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
4:54 PM
Jepang: Soal Pangkalan AS, Tunggu Kunjungan Obama
Jumat, 6 November 2009 10:16 WIB | Mancanegara | Asia/Pasifik |
Jepang: Soal Pangkalan AS, Tunggu Kunjungan Obama
Tokyo, (ANTARA News) - Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama Jumat menegaskan, ia tidak berencana membuat keputusan mengenai pemindahan pangkalan militer Amerika Serikat yang kontroversial sebelum Presiden Barack Obama berkunjung ke Tokyo pekan depan.
"Saya tak berminat untuk membuat satu keputusan sebelum kunjungan Presiden Obama," kata Hatoyama di depan satu komisi parlemen Jepang, saat ditanya mengenai sengketa berkaitan dengan pangkalan udara militer Amerika di pulau selatan Okinawa, sebagaimana dikutip dari AFP.
Masalah rencana pemindahan pangkalan udara Korps Marinir AS di Futenma, Okinawa selatan yang padat penduduk, terakhir menimbulkan sengketa kedua negara yang bersekutu itu.
Masyarakat di sekitar pangkalan itu minta pangkalan tersebut dipindahkan ke tempat lain karena menimbulkan kebisingan dan friksi dengan penduduk.
Menurut laporan Reuters kemarin, PM Hatoyama akan mengatakan kepada Presiden Obama dalam kunjungannya pekan depan, bahwa dia perlu beberapa waktu untuk meninjau pemindahan pangkalan marinir AS, tulis sebuah suratkabar, Kamis.
Surat kabar itu mengatakan persoalan tersebut menjadi masalah yang menjadi kendala hubungan kedua pihak.
Sengketa mengenai di mana fasilitas pangkalan udara Futenma itu akan dipindahkan, menjadi bagian penting dari penyusunan kembali keberadaan 47.000 tentara AS di Jepang.
Persoalan itu adalah salah satu dari beberapa titik-api dalam persekutuan mereka, yang dipandang sebagai pilar perencanaan keamanan di kawasan.
Hatoyama mengatakan dalam pemilihan partainya Agustus lalu yang dia menangkan, bahwa dia ingin memindahkan pangkalan itu di luar pulau selatan Okinawa, untuk meredakan kemarahan masyarakat setempat.
Namun para pejabat Washington mengatakan, mereka ingin menekankan kesepakatan 2006 untuk memindahkan pangkalan itu dari kota yang padat penduduk ke wilayah di sekitar Okinawa pada tahun 2014, sebagai prasyarat untuk memindahkan 8.000 prajurit marinir ya ke wilayah AS di Guam.
Hatoyama akan mengatakan kepada Obama, bahwa dia memerlukan beberapa waktu untuk mencapai keputusan, namun meyakinkan kembali kepada presiden AS itu bahwa hubungan Jepang dengan AS masih menjadi tonggak kebijakan luar negeri mereka, kata surat kabar Yomiuri.
Menteri Pertahanan AS Robert Gates bulan lalu menyeru Jepang, agar segera memecahkan masalah tersebut sebelum Obama tiba dalam kunjungan ke negeri Sakura itu 12 November, dalam persinggahan pertama dari lawatannya ke Asia.
Sementara itu seorang diplomat Amerika Kamis mengatakan, bahwa Washington `berkomitmen penuh` pada persekutuannya dengan Jepang, pada saat kedua pemerintah mempersiapkan kunjungan Presiden Barack Obama, yang dibayangi oleh perseteruan berkaitan dengan sengketa pangkalan marinir AS.(*)
COPYRIGHT © 2009
Tentang saya
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
7:34 PM
Presiden Paraguay Pecat Perwira Militer Yang Ancam Kudeta
Jumat, 6 November 2009 05:01 WIB | Mancanegara | Amerika |
Asuncion (ANTARA News/AFP) - Presiden Paraguay Fernando Lugo telah mengganti para panglima militernya setelah desas-desus ada rencana kudeta untuk menggulingkan pemerintahan kirinya, kata sejumlah pejabat.
Lugo, mantan pendeta Katolik yang naik ke tampuk kekuasaan pada Agustus 2008, membebastugaskan panglima Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara pada Rabu, sehari setelah menyatakan ada "kantung-kantung perencana kudeta" di tubuh angkatan bersenjata.
Ia mengangkat para perwira senior menggantikan mereka yang diberhentikan.
Kepala Staf Gabungan Laksamana Muda Cibar Benitez, tetap di posnya tetapi akan diganti bulan depan. Ia membantah ada rencana pemberontakan militer.
"Tak seorang pun di angkatan bersenjata punya maksud ini," katanya kepada wartawan.
Lugo tak membuat pernyataan publik mengenai pembebastugasan para perwira tersebut. (*)
COPYRIGHT © 2009
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
7:31 PM
Kunjungan Dalai Lama Tegangkan Hubungan India-china
Kamis, 5 November 2009 11:15 WIB | Mancanegara | Asia/Pasifik |
Kunjungan Dalai Lama Tegangkan Hubungan India-china
New Delhi, (ANTARA News) - Duri kembar dalam hubungan India-China secara bersamaan akan terjadi pada akhir pekan ini pada saat Dalai Lama berkunjung ke wilayah Budha ke pusat perbatasan antara kedua negara besar Asia yang disengketakan itu.
Wilayah itu berada di antara Myanmar, Kerajaan Bhutan dan Tibet, negara bagian berhutan lebat Arunachal Pradeh di dataran tinggi Himalaya, yang diperintah oleh India tetapi diklaim oleh China, sebagaimana dikutip dari AFP.
Beijing memandang kunjungan ke Arunachal oleh para pejabat senior India sebagai tuntutan yang tak perlu atas kedaulatan wilayah tersebut, dan pihaknya memprotes keras kunjungan Perdana Menteri India Manmohan Singh bulan lalu ke wilayah itu.
Kunjungan yang dilakukan Dalai Lama dipandang sebagai provokasi ganda, yang menyinggung kesensitifan China atas keterlibatan pemimpin Tibet di pengasingan yang dianggapnya sebagai "pemecah-belah" dan pencetus kerusuhan separatis di tanah kelahirannya.
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Na Zhaoxu, kunjungan tiga hari yang dimulai Ahad itu menunjukkan terus berlangsungnya gerakan anti China dan separatisme oleh kelompok Dalai Lama.
Kehadiran Dalai Lama di India, di mana dua tinggal selama 50 tahun dan membentuk pemerintahannya di pengasingan, secara konstan melukai hubungan kedua negara, yang selama berpuluh tahun berusaha mengatasi saling ketidak-percayaannya.
China dan India terlibat perang singkat namun menumpahkan darah di wilayah Himalaya mereka, termasuk di Arumnachal, pada tahun 1962.
Konflik tersebut menimbulkan sengketa perbatasan dan 13 kali perundingan bilateral telah dilakukan, namun gagal untuk mengatasinya.
India mengembangkan pengaruh ekonomi dan diplomatik melalui perundingan-perundingan dengan negara-negara pesaingnya di kawasan, dan pemerintah bersikap tegas dalam menghadapi meningkatnya protes-protes China berkaitan kunjungan perdana menterinya dan lawatan Dalai Lama ke Arunachal.(*)
COPYRIGHT © 2009
AS: Produksi Plutonium Korut Langgar Resolusi PBB
Rabu, 4 November 2009 06:12 WIB | Mancanegara | Asia/Pasifik |
Washington (ANTARA News/AFP) - Produksi plutonium Korea Utara untuk senjata atom "berlawanan" dengan komitmen perlucutan senjata dan "melanggar" resolusi Dewan Keamanan PBB, kata Deplu AS, Selasa.
Jurubicara Deplu AS Ian Kelly membuat pernyataan itu setelah Korea Utara mengumumkan negara itu telah memproduksi plutonium untuk program senjata nuklirnya, yang menambah tekanan lagi pada Amerika untuk memulai pembicaraan langsung.
"Hal itu tentu saja berlawanan dengan komitmen yang mereka buat pada 2005, dan itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB," tegas Kelly pada wartawan.
Dalam perjanjian 2005 dengan AS dan empat negara besar lainnya, Korea Utara setuju untuk membatalkan program nuklirnya dan kembali ke Perjanjian Non-Proliferasi sebagai pengganti bagi keamanan dan jaminan diplomatik serta bantuan energi.
Kelly menolak untuk mengecam pengumuman plutonium Selasa itu atau mengatakan apakah ia yakin hal itu akan meningkatkan ketegangan yang membara antara pemerintah Presiden Barack Obama dan rezim Stalinis yang suka berahasia di Pyongyang.
"Apa yang kami pusatkan pada Korea Utara adalah mendapatkan titik tempat kami dapat melancarkan kembali pembicaraan enam pihak, yang akan membawa kita pada tujuan akhir, yakni denuklirisasi Semenanjung Korea," jelasnya.
Pemerintah Obama terbuka pada pembicaraan langsung dengan Korea Utara sepanjang pembicaraan itu akan meratakan jalan bagi kembalinya ke pembicaraan multilateral yang melibatkan AS, Korea Utara, Korea Selatan, China, Jepang dan Rusia.
Utara mundur dari pembicaraan enam pihak April setelah PBB mengecam peluncuran roket jarak jauhnya dan berjanji untuk memulai lagi program nuklir yang negara itu tutup berdasar perjanjian enam pihak 2007.
Pada September, Utara juga mengatakan mereka telah pada tahap akhir dari program pengayaan-sekali uranium percobaan -- tahap kedua untuk membuat senjata atom.
Pada Selasa, kantor berita resmi Korea Utara KCNA mengatakan negara komunis itu "dengan berhasil telah merampungkan pemrosesan kembali 8.000 rod bahan bakar yang dipakai pada akhir Agustus" di kompleks nuklirnya di Yongbyon.
"Keberhasilan nyata telah dibuat dalam mengubah plutonium setingkat-senjata yang disuling untuk tujuan meningkatkan pencegahan nuklir," katanya.
Komentar itu mengindikasikan ketiksabaran yang meningkat atas penangguhan Washington untuk menerima tawaran Pyongyang mengenai pembicaraan bilateral tingkat-tinggi untuk mengakhiri konflik nuklir.
Beberapa pakar percaya ke 8.000 rod bahan bakar reaktor yang dipakai dapat menghasilkan cukup plutonium untuk satu atau dua bom nuklir selain persediaan Korut sekarang yang barangkali dapat digunakan untuk membuat enam hingga delapan senjata.
Kelly menyatakan ia tidak dapat memberi penilaian akan kemampuan produksi plutonium Korea Utara.(*)
COPYRIGHT © 2009
Delegasi Parlemen Irlandia Utara di Libia Bicarakan Rekonsiliasi
Selasa, 3 November 2009 00:49 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika |
Tripoli (ANTARA News/AFP) - Sejumlah politisi dari Irlandia Utara sedang mengadakan pembicaraan di Libia mengenai kemungkinan bantuan bagi proses rekonsiliasi di provinsi itu, seorang pejabat Libia mengatakan dalam satu pernyataan yang dipublikasikan Senin.
Wakil Menlu Abdelati al-Obeidi menjelaskan pada surat kabar Oea bahwa delegasi anggota parlemen itu "datang untuk mengusulkan agar Libia mendukung proyek rekonsiliasi dan membantu pembangunan di Irlandia Utara".
Delegasi itu telah bertemu dengan sejumlah pejabat senior, termasuk Menlu Mussa Kussa, pada Ahad dan Senin, kantor berita pemerintah JANA melaporkan tanpa merujuk ke masalah kompensasi.
Beberapa anggota delegasi mengatakan Sabtu bahwa pembicaraan mereka juga akan berpusat pada kompensasi bagi korban serangan Tentara Republik Irlandia (IRA) dalam tiga dasawarsa kekerasan di Irlandia Utara.
Pada Sabtu, anggota parlemen dari Partai Unionis Demokratis Jeffrey Donaldson, yang termasuk di antara enam anggota delegasi itu, mengatakan bahwa ketika pembicaraan telah diadakan mengenai masalah tersebut, itu akan menjadi pertemuan langsung pertama dengan para menteri di Tripoli.
Ia mengatakan pada BBC sebelum terbang ke Libia untuk kunjungan tiga hari bahwa keluarga sejumlah korban IRA telah minta kompenasi secara perorangan atas kerugian mereka, tapi kunjungan itu juga memiliki tujuan yang lebih besar.
"Apa yang kami coba capai adalah pembentukan dana perdamaian dan rekonsiliasi yang akan membantu mendorong perdamaian di Irlandia Utara dan menggerakkan kita melewati peninggalan konflik ... dan kami percaya Libia dapat meyumbang ke arah pembentukan dana seperti itu.
"Kami akan mengajukan masalahnya secara langsung pada pemerintah Libia," ujarnya.
Para pengacara korban menyatakan dalam pernyataan belum lama ini bahwa fakta kunjungan itu akan berlangsung merupakan tanda kemajuan yang disambut baik dalam upaya untuk mendapat ganti rugi.
"Korban menganggap ini sebagai langkah maju penting, dan juga pengakuan oleh kedua negara bahwa keadaan menyedihkan mereka tidak akan dilupakan ketika hubungan Anglo-Libia berkembang," katanya.
"Mereka sungguh-sungguh mengharapkan bahwa, menyusul kunjungan tim parlemen itu, Libia akan meninjau kembali sikapnya terhadap mereka dan mengapresiasi bahwa mrreka ingin mengunjungi Libia dengan semangat perdamaian dan rekonsiliasi."
Hubungan antara IRA dan Kadhafi diperkirakan akan merentang kembali hingga 1972, dan bahan peledak Semtex buatan-Ceko yang diketahui dipasok oleh Libia adalah salah satu senjata IRA paling mematikan.
IRA, yang meninggalkan kekerasan pada 2005, ingin Irlandia Utara menjadi bagian dari Republik Irlandia, dan merupakan kelompok militan penting Katolik dalam konflik yang menewaskan lebih dari 3.000 orang itu.(*)
COPYRIGHT © 2009
Pembicaraan Nuklir Rusia-AS Akan Dimulai Lagi Pekan Depan
Selasa, 3 November 2009 05:08 WIB | Mancanegara | Eropa |
Moskow (ANTARA News/AFP) - Pembicaraan mengenai penggantian perjanjian pelucutan senjata nuklir Rusia-AS, yang akan berakhir dalam sebulan lebih sedikit, akan dimulai pada 9 November, Kementerian Luar Negeri Rusia mengumumkan, Senin.
Kementerian itu mengatakan dalam satu pernyataan bahwa "pekerjaan hebat" telah dilakukan dalam putaran terakhir pembicaraan mengenai Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis (START), yang diadakan pada 19-20 Oktober di Jenewa.
Kedua belah pihak "telah sepakat untuk meneruskan pembicaraan itu pada 9 November," pernyataan tersebut menambahkan.
Para perunding Rusia dan AS telah membicarakan ketentuan-ketentuan perjanjian baru untuk menggantikan START, perjanjian penting 1991 yang telah menghasilkan pengurangan mendalam dalam arsenal nuklir kedua negara, sebelum perjanjian itu habis masa berlakunya pada 5 Desember.
Pekan lalu penasehat penting kebijakan luar negeri Kremlin, Sergei Prikhdko, memberitahukan "kemajuan serius" telah dibuat dalam pembicaraan dalam beberapa pekan belakangan ini.
SYART telah dianggap sebagai dasar dari pengawasan senjata strategis era-Perang Dingin dan pemerintah Presiden AS Barack Obama telah berjanji untuk bekerja dengan Moskow untuk mengganti perjanjian itu di tengah upaya lebih luas untuk "mengatur kembali" hubungan AS-Rusia yang tegang.(*)
COPYRIGHT © 2009
Pesawat Kargo Rusia Jatuh
Pesawat Kargo Rusia Jatuh 11 Orang Tewas
Minggu, 1 November 2009 16:59 WIB
Moskow (ANTARA News/Reuters) - Sebuah pesawat kargo jatuh segera setelah lepas landas dari kota Mirny, Rusia timur di wilayah Yakutia, menewaskan 11 orang di pesawat itu, kata pihak kejaksaan Rusia, Minggu.
Pesawat IL-76 milik kementerian dalam negeri, jatuh sekitar satu kilometer dari Mirny tidak lama setelah tinggal landas menuju Irkutsk, kata komisi penyelidikan kantor Kejaksaan Agung dalam sebuah pernyataan.
Rusia adalah salah satu dari negara-negara yang memiliki catatan keselamatan penerbangan terburuk dunia, dengan pesawat era Soviet yang usang, fasilitas bandara-bandara yang ketinggalan zaman, pemeliharaan pesawat yang buruk dan standar yang longgar yang membuat bertambah tingginya jumlah kecelakaan.
Tahun lalu semua 88 penumpang dan awak sebuah pesawat Boeing milik Aeroflot tewas ketika pesawat itu jatuh akibat terbakar dekat pegunungan Ural. Pada tahun 2006, 170 orang tewas ketika pesawat TU-154 jatuh di Ukraina dalam perjalanan menuju St Petersburg.
Seorang pejabat pers kementerian dalam negeri mengemukakan kepada jaringan televisi Rusia Vesti pesawat itu oleng ke kanan segera setelah tinggal landas.
"Pesawat itu terbang tidak sampai dua kilometer dengan ketinggian 20-30 meter sebelum jatuh dekat sebuah tambang tua," katanya.
Diposkan oleh
HELLO WORLD
di
5:30 AM
