Unites States Vs Israel

Israel 'Terhina'oleh Foto Obama
Media Israel menayangkan gambar Presiden AS Barack Obama yang menyinggung orang Israel, dia tampak santai dengan kaki diatas meja sambil berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu via telepon.


Foto yang menggambarkan sol sepatu Obama di Oval Office Gedung Putih itu, ketika dia sedang 'mendikte' pesanannya kepada Netanyahu melalui telepon, membaca koran Israel, menurut Huffington Post.

Israel Membuat Marah AS Dengan Setujui Pembuatan Rumah Baru

Rabu, 18 November 2009 07:10 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika

Jerusalem (ANTARA News/Reuters) - Israel memicu percekcokan baru dengan Washington mengenai pembangunan permukiman Selasa dengan menyetujui pembuatan 900 rumah buat orang Yahudi di Tepi Barat Sungai Jordan, yang didudukinya dalam perang 1967 dan dicaplok ke kota praja Jerusalem-nya.

Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan utusan Presiden AS Barack Obama, George Mitchell, telah meminta seorang pembantu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dalam pertemua di London, Senin, untuk menghalangi pembangunan yang diusulkan di permukiman Gilo.

Namun satu komisi perencanaan pemerintah menyetujui tambahan 900 rumah di Gilo, tempat 40.000 orang Israel yang sudah tinggal di sana.

Keputusan Israel tersebut mengundang kemarahan yang tak biasa dari Gedung Putih, yang menyatakan itu "mencemaskan" dan menuduh Israel merusak upaya Obama guna melanjutkan pembicaraan perdamaian dengan Palestina, yang macet sejak Desember.

"Pada saat kami berusaha meluncurkan kembali perundingan, semua tindakan ini membuatnya jadi lebih sulit bagi berbagai upaya untuk mencapai keberhasilan," kata pejabat pers Gedung Putih Robert Gibbs.

Dalam pernyataanya, Gibbs juga mengatakan Amerika Serikat keberatan dengan berlanjutnya pengusiran dan penghancuran rumah orang Palestina di Jerusalem Timur.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon juga mencela tindakan Israel tersebut, kata jurubicaranya, Farhan Haq. Ban percaya bahwa tindakan semacam itu merusak upaya bagi perdamaian dan mencuatkan keraguan mengenai kelangsungan hidup tentang penyelesaian dua negara bagi Israel dan Palestina, katanya.

Nabil Abu Rdaineh, pembantu Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan tindakan Israel merusak kesempatan terakhir bagi proses perdamaian. Abbas telah mengatakan pembicaraan perdamaian yang macet sejak Desember mungkin hanya dapat dilanjutkan segera setelah Israel membekukan pembangunan permukiman.

Juru bicara bagi Nir Barkat, wali kota Jerusalem, tampaknya mengkonfirmasi laporan surat kabar itu mengenai permintaan Mitchall, dan mengatakan Barkat sangat keberatan dengan tuntutan Amerika agar menghentikan pembangunan di Jerusalem.

Israel menolak gambaran internasional mengenai Gilo sebagai permukiman, dan menyatakan itu adalah "lingkungan Jerusalem", kota yang diklaimnya sebagai ibu kotanya.

Sebanyak 500.000 orang Yahudi tinggal di Tepi Barat dan Jerusalem Timur, yang juga direbut pada 1967, di antara 2,7 juta orang Palestina.

Israel mencaplok Jerusalem Timur setelah perang 1967, tindakan yang tak diakui oleh masyarakat internasional. Palestina ingin Jerusalem Timur menjadi ibu kota negara yang mereka harap dapat mereka dirikan di Tepi Barat dan Jalur Gaza.(*)

COPYRIGHT © 2009

Nuklir Suriah

IAEA Periksa Reaktor Riset Nuklir Suriah

Rabu, 18 November 2009 08:32 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika
Wina (ANTARA News) - Badan atom PBB mengatakan, Selasa, mereka telah memeriksa reaktor riset nuklir di Damaskus karena ada keraguan mengenai penjelasan Suriah sehubungan penemuan jejak uranium sampai di tempat itu.

Dalam laporan terakhir mengenai Suriah yang diedarkan kepada negara-negara anggotanya Senin, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan bahwa badan itu telah mendapati penjelasan awal Damaskus tidak meyakinkan.

Badan tersebut memutuskan untuk melakukan pemeriksaan baru terhadap reaktor tersebut, Selasa, guna memeriksa penjelasan Suriah itu, menurut laporan terbatas, yang salinannya didapat oleh AFP.

Organisasi itu mengkonfirmasi bahwa para pemeriksa di Damakus, Selasa.

Yang disebut Miniature Neutron Source Reactor, atau MNSR, itu telah dalam penjagaan IAEA, yang berarti para pakar secara rutin melakukan pemeriksaan di tempat itu.

Namun sampel yang diambil di reaktor itu pada Agustus 2008 telah memastikan keberadaan "partikel alam anthropogenik dari tipe yang tidak ada dalam penemuan yang dinyatakan oleh Suriah".

Dan hasil pengujian IAEA atas sampel tersebut "tidak membantu penjelasan Suriah sebelumnya mengenai asal dan kehadiran partikel itu", kata laporan tersebut.

"Badan ini sedang menyelidiki penyelasan Suriah dan telah mengumumkan maksudnya untuk melakukan pemeriksaan di MNSR pada 17 November."(*)

COPYRIGHT © 2009

Cristiano Ronaldo

Ronaldo Akan Kembali Berlatih Pada Jumat

Rabu, 18 November 2009 06:48 WIB | Olahraga | Liga Spanyol

Madrid (ANTARA News/Reuters) - Pemeriksaan pada cedera pergelangan kaki Cristiano Ronaldo telah menunjukkan pemulihan pemain sayap Real Madrid itu berjalan sesuai rencana dan ia semestinya kembali berlatih secara penuh pada Jumat, kata klub Liga Utama Spanyol (La Liga) itu.

Ronaldo, yang sudah mulai berlatih ringan terpisah dari anggota tim lainnya, diperiksa pada Selasa oleh staf medis Real dan dokter asal Belanda Niek van Dijk, yang merawat pergelangan kaki yang sama tahun lalu, kata klub tersebut pada laman mereka (www.realmadrid.com).

Ronaldo mengalami luka pada September dan cederanya kambuh saat bermain untuk Portugal 10 hari kemudian. Ia tidak bermain sejak itu tetapi bisa kembali untuk pertandingan La Liga, Sabtu, dengan Racing Santander atau pertandingan Liga Champions melawan FC Zurich pada 25 November.(*)

COPYRIGHT © 2009

NASA DAN 2012

NASA Tegaskan 2012 Dunia Tidak Kiamat



Berlawanan dengan apa yang Anda baca di internet, dunia tidak akan berakhir pada 2012. Planet bernama Nibiru tidak dalam jalur tabrakan dengan bumi. Dan badai matahari tidak akan membakar bumi.

Semuanya itu hanya fiksi, meskipun pembuat film 2012 mengarahkan orang untuk berpikir sebaliknya.

"Aku tidak menentang film itu. Memang seperti itu dipasarkannya dengan mengeksploitasi ketakutan orang-orang," kata David Morrison, ilmuwan NASA di Ames Research Center di Moffett Field, California mengatakan pada Discovery News.

Morrison meluncurkan serangan balasan melalui kolom online "Tanyakan pada Astrobiologist", yang telah mendapat lebih dari 1.000 pertanyaan tentang akhir dari dunia itu.

Kesalahan informasi ilmiah tentang 2012 telah muncul selama beberapa tahun, dengan lebih dari 200 buku dan 1.000 situs web yang mengaku untuk menjelaskan berbagai skenario hari kiamat.[ito]

SUMBER : INILAH.COM, Jakarta



Comentar tentang film 2012
Jika kamu percaya kimat terjadi tahun 2012 maka itu salah
Jika kamu percaya kiamat itu ada maka kamu tergolong orang yang beriman

Jika ada yang meyakini kiamat akan terjadi tahun 2012, maka semuanya itu salah dan yang beranggapan akan hal tersebut bisa diartikan orang yang tidak mempunyai tuhan. Tahukah kita yang menciptakan seluruh jagat raya itu siapa ? Jawabannya adalah Allah SWT. Dalam islam kiamat memang ada dan tidak ada satupun yang tahu termasuk malaikat sekalipun. Itu semua merupakan rahasia Allah SWT.

Kiamat merupakan rahasia Allah yang tidak bisa ditebak, bisa saja jika Allah berkehendak kiamat terjadi besok atau lusa tapi semuanya itu adalah rahasiaNya.

Menurut perhitungan manusia tahun 2012 akan terjadi badai matahari atau dikawatirkan planet nibiru akan menabrak bumi. apakah semuanya itu benar? kembali lagi pada Allah.

SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALA ILA HAILLALLAHU ALLAH HU AKBAR
MAHASUCI ALLAH DAN SEGALA PUJI BAGINYA DAN TIADA TUHAN SELAIN ALLAH KARENA ALLAH MAHA BESAR

ABOUT ME

Serangan Roket Tewaskan Lima Warga Sipil Afghanistan

Serangan Roket Tewaskan Lima Warga Sipil Afghanistan

Selasa, 17 November 2009 04:17 WIB | Mancanegara | Timur Tengah/Afrika
Kabul (ANTARA News/Reuters) - Lima warga sipil tewas dan 28 orang yang lain terluka ketika gerilyawan Taliban menembakkan tiga roket ke sebuah pasar yang sibuk di Afghanistan timurlaut Senin, polisi Afghanistan mengatakan.

Pasukan Bantuan Keamanan Internasional pimpinan-NATO memastikan serangan itu dan mengatakan dalam satu pernyataan, mereka memiliki laporan awal bahwa empat warga Afghanistan tewas dan lebih dari 40 orang yang lain terluka.

Tidak ada tentara NATO yang tewas, ujarnya.

Jenderal Matiullah Safi, kepala polisi provinsi Kapisa, menytakan roket buatan-China itu menyerang pasar yang penuh sesak di lembah Tagap, sekitar 75 Km di timurlaut ibukota Kabul.

Di provinsi Farah di Afghansitan barat, sementara itu, gerilyawan Taliban menculik dan memenggal dua warga Afghanistan, termasuk seorang sesepuh suku, Ahad, "karena membantu pemerintah", kata kepala provinsi Faqir Ahmad Askar.

Taliban telah menangkap lima orang tapi membebaskan tiga orang, ia menjelaskan.

Beberapa provinsi di bagian barat dan utara Afghanistan yang sebelumnya tenang telah menyaksikan peningkatan dramatis dalam kegiatan gerilyawan dalam beberapa pekan belakangan ketika Taliban memperluas pengaruhnya di luar kubu kuatnya di selatan dan timur.(*)

COPYRIGHT © 2009

BUDAYA JAWA

TENTANG BATIK



satu lagi yang baru di situs ini. karena saya orang jawa, saya suka dengan lagu jawa. bagi temen temen yang pingin dengerin lagu jawa bisa download di sini. OKE
Ambil dah
suwe ora jamu
bir temu lawak
gundul-gundul pacul
gundul-gundul pacul2
walang kekek

Perkembangan batik pada masa sekarang cukup menggembirakan, hal ini berdampak positif bagi produsen batik-batik di berbagai daerah. Permintaan batik tulis maupun batik cap sangat tinggi sekali, walaupun kebutuhan pasar batik tersebut sebagian sudah dipenuhi dengan tekstil bermotif batik yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan tekstil yang bermodal besar. Beberapa pengrajin batik menghendaki untuk pembayaran di muka agar produksinya bisa lancar dan pembeli akan segera menerima pesanan yang diminta, hal ini mengingatkan pada masa tahun 70-an dimana pada waktu itu batik juga mengalami permintaan yang cukup lumayan jumlahnya.

Perbedaan batik tulis dan batik cap bisa dilihat dari beberapa hal sbb:

Batik Tulis

1. Dikerjakan dengan menggunakan canting yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk bisa menampung malam (lilin batik) dengan memiliki ujung berupa saluran/pipa kecil untuk keluarnya malam dalam membentuk gambar awal pada permukaan kain.
2. Bentuk gambar/desain pada batik tulis tidak ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak bisa lebih luwes dengan ukuran garis motif yang relatif bisa lebih kecil dibandingkan dengan batik cap.
3. Gambar batik tulis bisa dilihat pada kedua sisi kain nampak lebih rata (tembus bolak-balik) khusus bagi batik tulis yang halus.
4. Warna dasar kain biasanya lebih muda dibandingkan dengan warna pada goresan motif (batik tulis putihan/tembokan).
5. Setiap potongan gambar (ragam hias) yang diulang pada lembar kain biasanya tidak akan pernah sama bentuk dan ukurannya. Berbeda dengan batik cap yang kemungkinannya bisa sama persis antara gambar yang satu dengan gambar lainnya.
6. Waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan batik tulis relatif lebih lama (2 atau 3 kali lebih lama) dibandingkan dengan pembuatan batik cap. Pengerjaan batik tulis yang halus bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya.
7. Alat kerja berupa canting harganya relatif lebih murah berkisar Rp. 10.000,- hingga Rp. 20.000,-/pcs.
8. Harga jual batik tulis relatif lebih mahal, dikarenakan dari sisi kualitas biasanya lebih bagus, mewah dan unik.

Batik Cap

Batik Cap

1. Dikerjakan dengan menggunakan cap (alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk sesuai dengan gambar atau motif yang dikehendaki). Untuk pembuatan satu gagang cap batik dengan dimensi panjang dan lebar : 20 cm X 20 cm dibutuhkan waktu rata-rata 2 minggu.
2. Bentuk gambar/desain pada batik cap selalu ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak berulang dengan bentuk yang sama, dengan ukuran garis motif relatif lebih besar dibandingkan dengan batik tulis.
3. Gambar batik cap biasanya tidak tembus pada kedua sisi kain.
4. Warna dasar kain biasanya lebih tua dibandingkan dengan warna pada goresan motifnya. Hal ini disebabkan batik cap tidak melakukan penutupan pada bagian dasar motif yang lebih rumit seperti halnya yang biasa dilakukan pada proses batik tulis. Korelasinya yaitu dengan mengejar harga jual yang lebih murah dan waktu produksi yang lebih cepat. Waktu yang dibutuhkan untuk sehelai kain batik cap berkisar 1 hingga 3 minggu.
5. Untuk membuat batik cap yang beragam motif, maka diperlukan banyak cap. Sementara harga cap batik relatif lebih mahal dari canting. Untuk harga cap batik pada kondisi sekarang dengan ukuran 20 cm X 20 cm berkisar Rp. 350.000,- hingga Rp. 700.000,-/motif. Sehingga dari sisi modal awal batik cap relatif lebih mahal.
6. Jangka waktu pemakaian cap batik dalam kondisi yang baik bisa mencapai 5 tahun hingga 10 tahun, dengan catatan tidak rusak. Pengulangan cap batik tembaga untuk pemakainnya hampir tidak terbatas.
7. Harga jual batik cap relatif lebih murah dibandingkan dengan batik tulis, dikarenakan biasanya jumlahnya banyak dan miliki kesamaan satu dan lainnya tidak unik, tidak istimewa dan kurang eksklusif.

Disamping adanya perbedaan dari sisi visual antara batik tulis dan batik cap, namun dari sisi produksi ada beberapa kesamaan yang harus dilalui dalam pengerjaan keduanya. Diantaranya adalah sbb:

* Keduanya sama-sama bisa dikatakan kain batik, dikarenakan dikerjakan dengan menggunakan bahan lilin sebagai media perintang warna.
* Dikerjakan hampir oleh tangan manusia untuk membuat gambar dan proses pengerjaan buka tutup warnanya.
* Bahan yang digunakannya juga sama berupa bahan dasar kain yang berwarna putih, dan tidak harus dibedakan jenis bahan dasar benangnya (katun atau sutra) atau bentuk tenunannya.
* Penggunaan bahan-bahan pewarna serta memproses warnanya sama, tidak ada perbedaan anatara batik tulis dan batik cap.
* Cara menentukan lay-out atau patron dan juga bentuk-bentuk motif boleh sama diantara keduanya. Sehingga ketika keduanya dijahit untuk dibuat busana tidak ada perbedaan bagi perancang busana atau penjahitnya. Yang membedakan hanya kualitas gambarnya saja.
* Cara merawat kain batik (menyimpan, menyuci dan menggunakannya) sama sekali tidak ada perbedaan.
* Untuk membuat keduanya diperlukan gambar awal atau sket dasar untuk memudahkan dan mengetahui bentuk motif yang akan terjadi.

Berikut ini contoh lain dari batik tulis dan cap:


Semoga bagi konsumen pecinta batik tidak akan merasa tertipu lagi dan bisa mengenal lebih jauh perbedaan antara batik tulis dan batik cap. Selamat berbelanja dan bravo batik Indonesia.

SUMBER : netsains.com

WAYANG KULIT



Wayang Ajen lebih dari sekedar Wayang

PERGELARAN wayang mempunyai segmen penonton yang khusus dan majemuk, lintas agama, lintas golongan, lintas strata sosial, bahkan lintas budaya. Sejak dulu, media wayang khususnya wayang golek dan wayang kulit tidak hanya menjadi sarana hiburan semata, tetapi juga dijadikan sarana dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

PERGELARAN Wayang Ajen judul "Dewa Ruci Meruat Jagat" dengan dalang Wawan Gunawan di Teater Terbuka Taman Budaya (Dago Tea House) Disbudpar Jabar, Sabtu (25/8). Pertunjukan ini merupakan kolaborasi wayang dengan perangkat multidimensi yang diminati penonton dari dalam dan luar negeri.* RETNO HY/"PR"

Di akhir Agustus dan memasuki bulan September lalu, dalang Wawan Gunawan, yang lebih dikenal dengan sapaan Wawan Ajen, menggelar pertunjukan wayang ajen di dua tempat. Tempat pertama, Balai Taman Budaya (Dago Tea House) di Jalan Bukit Dago Selatan, yang dijadikan tempat pergelarannya. Dengan mengangkat cerita "Dewa Ruci Meruat Jagat". Sementara di Radio Swara Jakarta, Kompleks Gedung AKA, Jln. Bangka Raya No. 2 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, mengangkat lakon "Sarwakarna", tafsir baru dari lakon wayang klasik "Karna Tanding".

Banyak hal yang menarik dari kedua pergelaran kreator pedalangan ini. Wayang ditampilkan secara apik dengan tata konsep garap pertunjukan wayang golek secara multiteatrikal. Meski pergelaran dikemas dalam durasi tidak lebih dari 60 menit, akan tetapi banyak menuntut kejelian sang kreator dalam menata dan membangun ruang media pentas yang dihadirkan.

Sangat jauh berbeda dengan pergelaran tiga tahun lalu di tempat yang sama (Dago Tea House), wayang ajen yang selama ini dikenal sebagai bentuk pertunjukan wayang kontemporer, dalam gaya penyajiannya sarat dengan idiom-idiom baru yang terasa aneh di wilayah otoritas wayang konvensional (tradisi). Wayang ajen dengan posisinya sebagai bentuk pertunjukan alternatif, tidak tanggung untuk menghadirkan kekuatan ekspresinya dengan menggunakan media lain di luar wayang. Antara lain gerak tarian manusia yang muncul dalam adegan tertentu sebagai background-nya.

Landasan rancang bangun konsep garapnya tidak hanya mengutamakan konsep secara pertunjukannya, tetapi konsep penentuan media yang dijadikan peragaan, dalam hal ini adalah wayang golek (boneka kayu). Wayang tokoh-tokoh tertentu, dirancang berdasarkan konsep anatomi-morfologi wayang yang dapat memperkuat karakteristik penokohan. Lebih tampak adu kuatnya antara gelap terang secara konsep nirmala yang terletak pada komposisi warna, garis, dan rias ukir makuta wayang. Perpaduan gelap terang pewarnaan nampak seimbang (balance) terlebih apabila didukung oleh tata pencahayaan (lighting) panggung yang memadai.

**

DALAM pagelaran wayang ajen "Dewa Ruci Meruwat Jagat", di Dago Tea Hose, Wawan selaku dalang, dibantu Arthur S. Nalan selaku sutradara, Suhendi Afriyanto (penata musik), Manggada dan Pandu Radea (penata artistik), Dodong Kodir (ilustrasi musik), Niko Panjalu (penata cahaya), Mahesa Jamjam (animator), serta Masyuning selaku panembang, mencoba menyampaikan pesan-pesan moral leluhur yang saat ini mulai diabaikan. Sosok Bima (Werkudara) salah seorang putra Pandawa yang dikenal jujur, gagah berani membela yang lemah, digambarkan secara lugas melalui wayang golek maupun siluet di bentangan kain layar.

Sementara di Radio Swara Jakarta, bersama Ki Bambang Asmoro, Wawan Ajen berkolaborasi dalam pergelaran yang menggabungkan idiom wayang kulit dan wayang golek. Keduanya tidak hanya sekadar pentas barsama antara dalang wayang kulit dan wayang golek, tetapi mengusung konsep dan visi yang sama dan menyatu dalam satu garapan lakon "Sarwa Karna atau Karna Tanding". Kedua dalang jebolan perguruan tinggi seni ini, sangat kompak dalam menyajikan sebuah garapan wayang baru, penggabungan dari wayang kulit dan golek dengan didukung beberapa unsur.

Ki Wawan Ajen mengedepankan wayang teknologi, pemanfaatan multimedia, laptop, infocus untuk membangun suasana pengadegan yang lebih mengesankan. Sebagai materi garapan kolaborasi juga dihadirkan beberapa seni lain seperti tari, bodoran (topeng Bekasi), bintang tamu Endra Utami, animasi, serta garapan gending diatonis yang ditumpangi dengan musik pentatonis.

Dalam dua pergelaran Wawan Ajen tersebut, konsep adu kuat dalam harmoni antara bentuk wayang golek yang surealis dan gerak tarian manusia yang realis-stylis, semata-mata hadir sebagai sebuah kebutuhan ekspresif di samping kebutuhan estetis. Dalam batas area kehausan kreativitas sebuah karya seni, tidaklah mengagetkan karena itu dipandang sebagai wilayah otoritas kreator dalam mengungkapkan pengalaman estetisnya.

Konsep wadasan yang merupakan salah satu keunikan dan kekuatan filosofis dari genre Mega Mendung Cirebon, sangat dominan dalam tata warna wayang golek ajen. Wadasan yang sering kita kenal dalam lukisan kaca gaya Cirebon, dijadikan sumber inspirasi oleh Wawan dalam merancang bentuk ukir dan pewarna makuta (mahkota) wayang.

Hubungan harmoni antara mega yang memiliki simbol sebagai pelindung yang di atas dan wadasan berupa cadas yang memiliki simbol titincakan (alas, dasar yang kuat). Oleh karena itu, konsep pemberangkatan wayang ajen dengan mengangkat genre wadasan-mega mendung dapatlah disimpulkan bahwa sebuah pemberangkatan hendaklah didasari oleh titincakan (dasar fondasi) yang kuat, di samping penyangga (penopang) juga yang kuat pula. Berangkat dari kekuatan bentuk dan makna filosofis itulah konsep anatomi-morfologi wayang ajen dapat dinikmati sebagai karya seni rupa (tidak sekadar alat peraga).

Memang, wayang ajen merupakan suatu bentuk seni pedalangan yang lahir dari kreativitas seorang Wawan Gunawan selaku akademisi lulusan Akademi Seni Tari Indonesia (kini STSI) Bandung dan ISI Yogyakarta. Sebuah karya yang lahir sesuai dengan daya imajinasi keintelektualannya, di mana dirinya berupaya melepaskan diri dari pakem wayang yang sudah ada dan hingga kini masih dilaksanakan oleh sejumlah dalang wayang golek maupun wayang kulit.

Wawan sendiri mengatakan, kalau wayang ajen merupakan refleksi dari perenungan dan proses kreatif dirinya dalam berkesenian. Apa yang diperolehnya dari renungan-renungan inilah yang mendorongnya membuat kreasi yang inovatif.

**

KONSEP wayang ajen sendiri diakuinya sebagai upaya membaca kembali tradisi dengan cara modern dan tafsir baru atas tradisi wayang golek, melalui pengembangan-pengembangan kreatif pada sajian pertunjukannya sebagai upaya agar wayang golek bisa diapresiasi oleh semua kalangan masyarakat tanpa terkecuali.

Keinginan tersebut kiranya sangat beralasan bilamana melihat latar belakang pria kelahiran Ciamis Jawa Barat, 11 Desember 1969 ini. Selepas pendidikan SD dan SMP di Panumbangan Ciamis, Wawan melanjutkan ke Sekolah Menengah Karawitan (SMKI) Bandung Jurusan Pedalangan dan lulus tahun 1989. Ia melanjutkan ke Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung Jurusan Karawitan lulus tahun 1992. Lalu menimba ilmu di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Jurusan Seni Pedalangan dan lulus tahun 1995.

Selain itu, niatnya untuk mendalami seni pedalangan didapatnya melalui pendidikan nonformal, di antaranya menimba ilmu pada Ki Dalang Suwita di Ciamis, Ki Dalang Elan Surawisastra (Bandung), di Padepokan Giri Harja 5 pada Ki Dalang Iden Subasrana Sunarya, dan pada Ki Dalang R.H. Tjetjep Supriadi di Padepokan Panca Komara Karawang.

"Jadi sangat wajar kalau saya berkeinginan agar seni pedalangan atau seni pewayangan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Wawan.

Wayang ajen mengolah tradisi wayang golek konvensional menjadi bentuk baru atau alternatif yang disebut wayang pengembangan. Wayang inovasi baru yang terdiri dari bahan kayu, kulit, dan fiber (kakufi) diramu dengan memasukkan unsur pembaharuan multimedia.

Kemunculannya menjadi fenomena menarik, sebagai dalang yang lahir dari kalangan akademisi, Wawan tampak berupaya melahirkan sesuatu yang baru sesuai dengan nalar intelektualnya. Misalnya mencoba melepaskan diri dari kebekuan pakem, yang selama ini menjadi kendala mengapa wayang golek sulit berkembang mengikuti dinamika apresiasi masyarakat penonton wayang golek sebagai habitat tempat hidupnya.

Diakui Wawan, kemampuan cabak, garap maupun antawacana, sebetulnya tidak terlalu menonjol bila dibandingkan dalang kesohor saat ini. Sejauh ini, dia belum mampu menyamai kepiawaian Ade Kosasih dalam hal suara (antawacana) saat membawakan tokoh wayang. Atau dalang Asep Sunandar yang dikenal dengan cabak-nya dan Dede K. Sutarya sebagai dalang garap.

Namun, berkaitan dengan variasi dialog (paguneman) serta variasi suara wayang (antawacana), perlu diakui Wawan memiliki keunggulan. Demikian pula dengan upayanya untuk membangun tata pentas atau pakeliran yang mengarah pada artistik teaterikal, menjadi kelebihan Wawan dalam mementaskan wayang ajen.

Ketua STSI Bandung, Arthur S. Nalan. S.Sen. M.Hum., yang juga bertindak sebagai sutradara/ literatur manajer pergelaran "Dewa Ruci Meruat Jagat", mengatakan, kehadiran Wawan sebagai dalang merupakan fenomena baru dalam dunia pedalangan. Keberaniannya melakukan eksperimen untuk melakukan kolaborasi berbagai bentuk seni tradisional ke pentas wayang golek yang pada habitatnya begitu sarat dan ketat oleh pakem dan pancacuriga pedalangan, merupakan hal yang sangat jarang. Bahkan baru Wawan yang melakukannya.

Selain peran multimedia sebagai pendukung visualisasi, artistik, serta musikalisasi, yang juga tidak kalah menarik dari wayang ajen adalah bahasa nyandra, kakawen maupun paguneman yang pada mulanya sepenuhnya menggunakan bahasa Jawa atau bahasa Kawi, diubah dengan sepenuhnya menggunakan bahasa Sunda yang sarat dengan nilai sastra.

Hal ini diserapnya dari Abah Sunarya, Elan Surawisastra (Mama Elan), dan Jamar Media, yang dalam paguneman sepenuhnya menggunakan bahasa Sunda yang murwakanti, serta sepenuhnya mentransfer filsafat Ki Sunda. Sedangkan dalam kakawen (pendahulu), Wawan masih mengunakan bahasa Kawi (Jawa Kuno). "Karena pada umumnya dalang sepuh pada masa lalu memang menggunakan bahasa Sunda lulugu dan diyakini sebagai bahasa indung orang Sunda," ujar Arthur.

Gaya pertunjukan wayang ajen yang merupakan tren baru dari bentuk pertunjukan wayang golek pada umumnya, kini mulai merambah kepada gaya pertunjukan wayang golek tradisi yag dipergelarkan oleh dalang-dalang lain, seperti bentuk bedripan (kilas balik) pada adegan awal, penambahan media bantu seperti kain layar sebagai background dan lainnya.

Dengan mencermati kondisi dunia kreativitas seni pedalangan saat ini, diharapkan semangat kreativitas seniman pedalangan tidak melempem terjebak dalam salah interpretasi tradisi.

"Selain itu, warna dan gaya pedalangan tidak hanya mengultus pada satu titik genre saja, tetapi banyak titik-titik lain yang lebih memungkinkan untuk digali dan ditemukan sebagai sesuatu yang baru dalam sebuah kreativitas berkesenian. Tentunya tanpa lali dateng purwa daksina adalah tradisi sebagai cadas (dasar) pemberangkatan," ujar Arthur S. Nalan. (Retno HY/"PR")***

Sumber: Pikiran Rakyat

BATIK

TENTANG BATIK



Perkembangan batik pada masa sekarang cukup menggembirakan, hal ini berdampak positif bagi produsen batik-batik di berbagai daerah. Permintaan batik tulis maupun batik cap sangat tinggi sekali, walaupun kebutuhan pasar batik tersebut sebagian sudah dipenuhi dengan tekstil bermotif batik yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan tekstil yang bermodal besar. Beberapa pengrajin batik menghendaki untuk pembayaran di muka agar produksinya bisa lancar dan pembeli akan segera menerima pesanan yang diminta, hal ini mengingatkan pada masa tahun 70-an dimana pada waktu itu batik juga mengalami permintaan yang cukup lumayan jumlahnya.

Perbedaan batik tulis dan batik cap bisa dilihat dari beberapa hal sbb:

Batik Tulis

1. Dikerjakan dengan menggunakan canting yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk bisa menampung malam (lilin batik) dengan memiliki ujung berupa saluran/pipa kecil untuk keluarnya malam dalam membentuk gambar awal pada permukaan kain.
2. Bentuk gambar/desain pada batik tulis tidak ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak bisa lebih luwes dengan ukuran garis motif yang relatif bisa lebih kecil dibandingkan dengan batik cap.
3. Gambar batik tulis bisa dilihat pada kedua sisi kain nampak lebih rata (tembus bolak-balik) khusus bagi batik tulis yang halus.
4. Warna dasar kain biasanya lebih muda dibandingkan dengan warna pada goresan motif (batik tulis putihan/tembokan).
5. Setiap potongan gambar (ragam hias) yang diulang pada lembar kain biasanya tidak akan pernah sama bentuk dan ukurannya. Berbeda dengan batik cap yang kemungkinannya bisa sama persis antara gambar yang satu dengan gambar lainnya.
6. Waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan batik tulis relatif lebih lama (2 atau 3 kali lebih lama) dibandingkan dengan pembuatan batik cap. Pengerjaan batik tulis yang halus bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya.
7. Alat kerja berupa canting harganya relatif lebih murah berkisar Rp. 10.000,- hingga Rp. 20.000,-/pcs.
8. Harga jual batik tulis relatif lebih mahal, dikarenakan dari sisi kualitas biasanya lebih bagus, mewah dan unik.

Batik Cap

Batik Cap

1. Dikerjakan dengan menggunakan cap (alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk sesuai dengan gambar atau motif yang dikehendaki). Untuk pembuatan satu gagang cap batik dengan dimensi panjang dan lebar : 20 cm X 20 cm dibutuhkan waktu rata-rata 2 minggu.
2. Bentuk gambar/desain pada batik cap selalu ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak berulang dengan bentuk yang sama, dengan ukuran garis motif relatif lebih besar dibandingkan dengan batik tulis.
3. Gambar batik cap biasanya tidak tembus pada kedua sisi kain.
4. Warna dasar kain biasanya lebih tua dibandingkan dengan warna pada goresan motifnya. Hal ini disebabkan batik cap tidak melakukan penutupan pada bagian dasar motif yang lebih rumit seperti halnya yang biasa dilakukan pada proses batik tulis. Korelasinya yaitu dengan mengejar harga jual yang lebih murah dan waktu produksi yang lebih cepat. Waktu yang dibutuhkan untuk sehelai kain batik cap berkisar 1 hingga 3 minggu.
5. Untuk membuat batik cap yang beragam motif, maka diperlukan banyak cap. Sementara harga cap batik relatif lebih mahal dari canting. Untuk harga cap batik pada kondisi sekarang dengan ukuran 20 cm X 20 cm berkisar Rp. 350.000,- hingga Rp. 700.000,-/motif. Sehingga dari sisi modal awal batik cap relatif lebih mahal.
6. Jangka waktu pemakaian cap batik dalam kondisi yang baik bisa mencapai 5 tahun hingga 10 tahun, dengan catatan tidak rusak. Pengulangan cap batik tembaga untuk pemakainnya hampir tidak terbatas.
7. Harga jual batik cap relatif lebih murah dibandingkan dengan batik tulis, dikarenakan biasanya jumlahnya banyak dan miliki kesamaan satu dan lainnya tidak unik, tidak istimewa dan kurang eksklusif.

Disamping adanya perbedaan dari sisi visual antara batik tulis dan batik cap, namun dari sisi produksi ada beberapa kesamaan yang harus dilalui dalam pengerjaan keduanya. Diantaranya adalah sbb:

* Keduanya sama-sama bisa dikatakan kain batik, dikarenakan dikerjakan dengan menggunakan bahan lilin sebagai media perintang warna.
* Dikerjakan hampir oleh tangan manusia untuk membuat gambar dan proses pengerjaan buka tutup warnanya.
* Bahan yang digunakannya juga sama berupa bahan dasar kain yang berwarna putih, dan tidak harus dibedakan jenis bahan dasar benangnya (katun atau sutra) atau bentuk tenunannya.
* Penggunaan bahan-bahan pewarna serta memproses warnanya sama, tidak ada perbedaan anatara batik tulis dan batik cap.
* Cara menentukan lay-out atau patron dan juga bentuk-bentuk motif boleh sama diantara keduanya. Sehingga ketika keduanya dijahit untuk dibuat busana tidak ada perbedaan bagi perancang busana atau penjahitnya. Yang membedakan hanya kualitas gambarnya saja.
* Cara merawat kain batik (menyimpan, menyuci dan menggunakannya) sama sekali tidak ada perbedaan.
* Untuk membuat keduanya diperlukan gambar awal atau sket dasar untuk memudahkan dan mengetahui bentuk motif yang akan terjadi.

Berikut ini contoh lain dari batik tulis dan cap:


Semoga bagi konsumen pecinta batik tidak akan merasa tertipu lagi dan bisa mengenal lebih jauh perbedaan antara batik tulis dan batik cap. Selamat berbelanja dan bravo batik Indonesia.

SUMBER : netsains.com